SALAM

KOMUNIKASI adalah dunia keseharian kita. Berupaya memahami dunia keseharian kita…. Oh Alangkah!

Tapi, mungkin saat anda membuka blog ini, ternyata apa yang Anda harapkan ternyata tidak atau belum Anda temukan. Jangan menyerah! Kunjungi lagi besoknya. Atau besoknya lagi, dst. Saya memang merasa mustahil menghadirkan blog yang ujug-ujug lengkap dan bisa memuaskan semua orang.

Emmh …. atau, mungkin akan sangat berguna kalau Anda mau sedikit meluangkan waktu untuk menitipkan pesan atau menuangkan komentar. Dengan begitu saya punya pijakan untuk mendahulukan prioritas dan tergugah untuk meningkatkan kualitas.

Pokoknya, sejak semula, blog ini hadir memang diawali niat untuk saling berbagi. Demi apa? Demi memperbaiki dunia keseharian kita..ha..ha.

Salam hangat,

 

Teddy K Wirakusumah

Responses

  1. minta bantuan tentang informasi hubungan masyarakat

  2. Urusan perusahaan tidak hanya berhubungan secara konstruktif dengan pelanggan, pemasok, dan penyalur, tetapi ia juga harus berhubungan dengan setiap kelompok masyarakat yang berkepentingan (publik). Yang dimaksud dengan masyarakat (publik) disini adalah adalah setiap kelompok yang memiliki kepentingan aktual dan potensial atau yang memiliki pengaruh terhadap kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuannya.

    Masyarakat (publik) suatu perusahaan secara garis besar terbagi dua : internal dan eksternal. Keduanya memiliki potensi untuk memberi dukungan atau – sebaliknya – hambatan terhadap kemampuan perusahaan dalam mencapai tujuannya.

    Kebanyakan perusahaan mengoperasikan departemen hubungan masyarakat untuk memelihara hubungan itu. Departemen humas memantau sikap publik dari organisasi itu serta membagikan informasi dan komunikasi untuk membangun hubungan baik. Bila terjadi ancaman terhadap hubungan dengan satu atau lebih jenis publik, terlebih berpotensi terbukanya publikasi negatif, departemen humas bertindak sebagai pemecah masalah.

    Pembahasan tentang humas luas sekali. Pada beberapa postingan infonya memang masih terbatas. Nanti saya coba tambahkan. Tapi sedikit bersabar ya.

  3. komunikasi bisa sampai pada audience apa yang kita perlukan

  4. hubungan masyarakat yang bagaimana agar pesan yang kita sampaikan punya pengaruh bagi masyarakat/audience

  5. Pesan yang berpotensi memberi pengaruh bagi audience adalah jika pesan yang kita kirimkan sesuai dengan minat dan kebutuhan audience dan disampaikan pada saat yang tepat.

  6. Kalau hanya sekedar penyampaian pesan dalam situasi tatap muka kayaknya tidak ada sulitnya. Yang tidak mudah apakah tujuan komunikasi bisa tercapai atau tidak? Pertaruhannya adalah pada kepekaan dan kemampuan menganalisis feedback. Jika komunikator mampu mengatasi ini maka “sampai pada tujuan” bukanlah kemustahilan.
    Tapi jika Anda bermain dengan media, untuk sekadar pesan bisa “sampai” boleh jadi bukan kerja mudah. Setiap orang punya minat dan kebutuhan yang berbeda-beda dan berubah setiap waktu. Padahal minat dan kebutuhan seseorang akan sangat menentukan apa yang dia perhatikan. Dan boleh jadi media yang kita gunakan luput dari perhatian yang bersangkutan (padahal dia adalah target audience). Walhasil, boro-boro tujuan komunikasi kita bisa tercapai kalau ternyata media yang kita gunakan dilirik saja tidak.
    Tatkala kita hendak bermain dengan media, maka pertimbangan tidak hanya terpusat pada upaya-upaya pemuasan faktor-faktor internal seperti minat dan kebutuhan, tetapi juga harus berusaha mengendalikan faktor-faktor eksternal penarik perhatian (attention getter), seperti novelty, intensitas stimuli, repetition dan movement. Exploitasi saja itu.

  7. Abah Teddy memang kreatif dan inspiratif, tetapi jangan lupa pangkat dan sekolah. Sorry, Bah….. sekadar harapan seorang teman.

  8. Makasih sudah mengingatkan. SEMANGAT!

  9. ternyata banyak juga dosen fikom unpad yang punya blog. wah..nggak kalah sama mahasiswanya. top lah!
    blog bapak saya link ya pak, biar semua teman-teman pada tau dan bisa membantu mereka dalam perkuliahan ataupun skripsi!
    senangnya bisa menyerap ilmu dari para dosen lewat dunia maya🙂

  10. Hai Pak Teddy,
    saya mantan murid Bapak lho…. dulu KIB 92
    salut buat blognya…

    oen

  11. thanks unay. siapa saja di pertamina? bagaimana kabar syauqi?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: